TUBAN - Ketatnya pengawasan ujian perangkat desa di Kabupaten Tuban, Selasa (3/6), memakan 'korban'. Dari semua peserta ujian (2.677 orang) asal 235 desa dan 20 kecamatan, yang lulus hanya 94 orang atau sekitar 3,5 persen, Rabu (4/6). Mayoritas peserta (2.483 calon perangkat desa atau 86,5 persen) dinyatakan gagal ujian. Data lain, dari 20 kecamatan, angka kelulusan tertinggi hanya 15 peserta. Itu terjadi di Kecamatan Soko, dengan jumlah peserta 176 orang. Lainnya, tingkat kelulusan berkisar antara satu hingga belasan orang.
Bahkan ada tiga kecamatan yang calon perangkat desanya tidak lulus 100 persen. Tiga kecamatan itu adalah Grabagan (100 peserta tak lulus), Kerek (56 tidak lulus), dan Kenduruhan (43 tak lulus).
Kasi Humas Kantor Infokom Pemkab Tuban, Sukristiono, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa penyebab banyak calon perangkat desa gagal ujian karena tak bisa menjawab 50 soal yang diujikan. “Itu menunjukkan wawasan tentang pemerintahan dan pengetahuan umum mereka lemah,” ujarnya kepada Surya, Rabu (4/6).
Karena jumlah peserta yang gagal ujian sangat banyak, pemkab akan membuka pendaftaran baru lagi untuk para calon perangkat desa. Waktunya dilaksanakan setelah proses evaluasi penyelenggaraan ujian perangkat desa tahap pertama selesai. “Tentunya setelah ada persetujuan Bupati,” tambahnya.
Seperti diberitakan, beberapa hari sebelum pelaksanaan ujian beredar kabar bahwa soal ujian perangkat desa bocor. Itu sebabnya, Pemkab Tuban memperketat pengawasan pelaksanaan ujian yang digelar serentak, Selasa (3/6). Ketatnya pengawasan terlihat dari model pengawasan berlapis yang diterapkan, tertutup maupun terbuka. (Surya, 4/6).
Sejumlah peserta ujian ketika diwawancara Surya mengaku bahwa soal-soal yang diujikan sebenarnya mudah, misalnya berapa jumlah RT di Tuban, dan siapa nama bupati pertama Tuban. Tetapi karena tak dipelajari sebelumnya, mereka tak bisa menjawab. “Materi yang kami pelajari --tentang perda, pengetahuan umum dan Bahasa Indonesia-- malah tak ke luar di ujian,” keluh Tarsipin, peserta ujian dari Desa Temandang, Merakurak.
Friday, June 6, 2008
Hanya 94 Peserta Lulus Ujian Perangkat Desa
Posted by
Download Collection
Labels:
Ronggolawe News
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment